*Kisah Sahabat Nabi* *Saw______✏*
*Khubaib bin ‘Adi*
(Pahlawan yang Syahid di Tiang Salib)
Khubaib bin ‘Adi sangat dikenal di Madinah. Ia termasuk sahabat Anshar. Ia seorang yang jujur, bertakwa, dan berhati mulia. Seorang penyair bernama Hasan bin Tsabit menggambarkan kepribadian Khubaib sebagai seorang pahlawan. Ia seorang yang berlapang dada, namun tegas dan keras dalam masalah kebenaran.
Suatu hari, Rasulullah bermaksud hendak menyelidiki orang-orang Quraisy dan mencari tahu kemana tujuan gerakan mereka. Beliau lalu mengutus beberapa sahabat untuk mengadakan penyelidikan. Salah satu sahabat yang terpilih adalah Khubaib. Dalam penyelidikan itu, Khubaib dan Zaid terkena serangan musuh. Ia diikat dengan tali. Para sahabat yang lain berusaha melepaskan ikatan itu. Namun, mereka tidak berhasil.
Dalam kondisi seperti itu, Khubaib menyerahkan hidupnya pada Allah. Ia mencoba bersikap tenang. Juga tetap teguh pada imannya.
Kaum musyrikin menawarkan sesuatu pada Khubaib. Mereka akan membebaskan jika mau meninggalkan Rasulullah dan Tuhannya. Namun, Khubaib menolaknya. Penolakan itu membuat orang-orang musyrik marah. Ketika mereka gagal membujuk Khubaib, mereka putus asa. Mereka lalu menyeret Khubaib untuk dihukum.
Sebelum dihukum, Khubaib meminta izin untuk melakukan shalat dua rakaat. Ia lalu berdoa kepada Allah. Setelah selesai, kaum musyrikin menyiapkan hukuman untuk Khubaib. Khubaib pun syahid di kayu salib.
Keteguhan hati Khubaib dalam mempertahankan imannya berbuah derajat mulia di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.
وَمَنْ يَّتَوَلَّ اللّٰهَ وَ رَسُوْلَهٗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَاِنَّ حِزْبَ اللّٰهِ هُمُ الْغٰلِبُوْنَ
"Dan barang siapa menjadikan Allah, rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sungguh, pengikut (agama) Allah itulah yang menang."
(QS. Al-Ma'idah : 56)
*_______________________________✏*
*Khubaib bin ‘Adi*
(Pahlawan yang Syahid di Tiang Salib)
Khubaib bin ‘Adi sangat dikenal di Madinah. Ia termasuk sahabat Anshar. Ia seorang yang jujur, bertakwa, dan berhati mulia. Seorang penyair bernama Hasan bin Tsabit menggambarkan kepribadian Khubaib sebagai seorang pahlawan. Ia seorang yang berlapang dada, namun tegas dan keras dalam masalah kebenaran.
Suatu hari, Rasulullah bermaksud hendak menyelidiki orang-orang Quraisy dan mencari tahu kemana tujuan gerakan mereka. Beliau lalu mengutus beberapa sahabat untuk mengadakan penyelidikan. Salah satu sahabat yang terpilih adalah Khubaib. Dalam penyelidikan itu, Khubaib dan Zaid terkena serangan musuh. Ia diikat dengan tali. Para sahabat yang lain berusaha melepaskan ikatan itu. Namun, mereka tidak berhasil.
Dalam kondisi seperti itu, Khubaib menyerahkan hidupnya pada Allah. Ia mencoba bersikap tenang. Juga tetap teguh pada imannya.
Kaum musyrikin menawarkan sesuatu pada Khubaib. Mereka akan membebaskan jika mau meninggalkan Rasulullah dan Tuhannya. Namun, Khubaib menolaknya. Penolakan itu membuat orang-orang musyrik marah. Ketika mereka gagal membujuk Khubaib, mereka putus asa. Mereka lalu menyeret Khubaib untuk dihukum.
Sebelum dihukum, Khubaib meminta izin untuk melakukan shalat dua rakaat. Ia lalu berdoa kepada Allah. Setelah selesai, kaum musyrikin menyiapkan hukuman untuk Khubaib. Khubaib pun syahid di kayu salib.
Keteguhan hati Khubaib dalam mempertahankan imannya berbuah derajat mulia di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.
وَمَنْ يَّتَوَلَّ اللّٰهَ وَ رَسُوْلَهٗ وَالَّذِيْنَ اٰمَنُوْا فَاِنَّ حِزْبَ اللّٰهِ هُمُ الْغٰلِبُوْنَ
"Dan barang siapa menjadikan Allah, rasul-Nya, dan orang-orang yang beriman sebagai penolongnya, maka sungguh, pengikut (agama) Allah itulah yang menang."
(QS. Al-Ma'idah : 56)
*_______________________________✏*
Komentar
Posting Komentar