Hidup bukan sekedar hidup
Bahwa hidup bukan tentang jadi apa. Tapi tentang untuk apa.Janganlah terlalu risau dengan apa yg belum kamu dapat.
Namun risaulah untuk apa yg belum kau syukuri selama ini.
Bisa jadi kita hanya sibuk mengejar yang belum kita dapat hingga kita lupa bersyukur dg apa yang telah Allah kadih kepada kita.
Dan kita sering berpikir bahwa yg kita harapkan itu baik dan pantas buat kita hingga itu kerap kali menimbulkn rasa kecewa pada diri kita.
Padahal sejatinya kita hanya mampu merancang dan berharap tanpa tau dampak dari itu semua jika semua yg kita rancang itu terjadi.
Jelas2 kita akan sangat kerepotan jika segalanya kita rancang sendiri.
Jalan dna cara Allah kadang berlawanan dg yg kita rancang2 menurut kita akan bahagia. Padahal Allah maha pandai dalam merancang sesuatu bagi makhluknya untuk memberikan dampak yg terbaik bagi kita.
Nah kenapa kita belum juga merasakan itu??
Bukankah diatas sudah dijelaskan bahwa kita itu terlalu fokus mengejar tanpa sempat bersikap syukur terhadap apa yang sedang Allah berikan saat ini, sehingga kita lupa dan tak merada bahwa Allah sedang membahagiakan kita.
Bahagia dn senang itu tidak melulu tentang materi dan atau pasangan ataupun hal lainnya.
Buknkah sehat juga nikmat? Kita hanya bisa merasa bahwa sehat itu adalah nikmat ketika kita sedang merasakan sakit saja.
Dan banyak nikmat2 lain yg lupa kita syukuri dan tidak kita sadari yg terhalang oleh fokus kepada yg belum kita raih.
Apakah kita tidak boleh punya keinginam?
Sangat boleh dan justru itu harus.
Selama hal itu positif bagi kita lingkungan dan lainnha.
Namun jangan sampai lupa bahwa yg menghendaki segalanya Adalah Allah. Maka sandarkan segala sesuatunya kepada Allah.
Agar nanti ketika tak sesuai keinginan terhindar dari rasa kecewa.
Allah dulu,
Allah lagi,
Allah terus.
Komentar
Posting Komentar